Sebelum menjadi jaksa penyidik di Kejaksaan Agung, Urip menjabat sebagai Kepala Kejari Klungkung. Karena itu, tak heran berita tentang penangkapan Urip menjadi berita yang menghebohkan di Kejari Klungkung.
"Saat mendengar berita itu kita semua kaget. Ada yang prihatin. Kita kasihanlah sama beliau. Pokoknya perasaan campur aduk, bahkan ada yang sedih sampai meneteskan air mata karena kejadian ini," kata Kajari Klungkung, Rorogo Zega, di kantornya, Senin (3/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir dia adalah pegawai terbaik. Itu bisa dilihat dari kariernya. Prestasinya sangat luar biasa, bahkan lebih cepat dari saya," papar Rorogo.
Hal senada diungkapkan seorang jaksa bernama Gusti Lanang. Menurut Gusti, dirinya sangat kaget saat mendengar berita mengenai penangkapan Urip.
"Saya tidak menyangka terjadi peristiwa seperti ini. Dia itu orang yang pintar dan baik. Kepada pegawai, kalau galak ya tidak terlalu galak, kalai royal ya tidak terlalu royal. Pokoknya biasa-biasa saja," ungkap Gusti. (djo/nrl)











































