Penculik Mahasiswa Untar Pakai Hipnotis Model Baru

Penculik Mahasiswa Untar Pakai Hipnotis Model Baru

- detikNews
Senin, 03 Mar 2008 11:40 WIB
Jakarta - Penculik mahasiswa Universitas Tarumanegara (Untar) Hendy Munir masih buron. Namun identitas pelaku sudah diketahui polisi. Tersangka merupakan pelaku lama dengan modus menghipnotis korban.

Biasanya pelaku menggunakan hipnotis melalui pesan singkat (SMS) dan kemudian meminta korbannya mentransfer sejumlah uang tanpa sadar. Namun kali ini berbeda.

"Kalau SMS itu kan korbannya sudah banyak yang tahu. Jadi dia pakai model baru dengan menculik korban terus minta ditransfer. Dia bermain dengan SMS dan rekening bank. Ini inovasi pelaku lama," ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Iza Fadri kepada detikcom, Senin (3/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iza mengatakan, karena itu pelaku tidak pernah menganiaya korbannya. Pelaku menyuruh Hendy berpura-pura menangis saat menghubungi keluarganya sehingga keluarga akan memberikan uang tebusan yang diminta penculik.

"Di sana Hendy disuruh pura-pura nangis. Terus si pelaku memukul tangannya seolah-olah korban yang dipukul. Jadi keluarga cemas dan akhirnya memberikan tebusan itu," katanya.

Hendy Munir diculik pada 27 Februari 2008 pukul 22.00 WIB sekeluar dari kampusnya Jl Letjen S Parman, Jakarta Barat. Keluarga Hendy memberikan uang tebusan sebesar Rp 20 juta kepada pelaku.

Uang tebusan ini lebih sedikit dari yang diminta pelaku yakni Rp 30 juta. Pada 28 Februari 2008 pukul 22.00 WIB, Hendy dibebaskan oleh penculik. (ziz/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads