"Sudah 10 menit, ayo jangan lama-lama," kata salah seorang anggota DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (3/3/2008). Β
Sementara anggota lainnya ikut menyahut, "Kalau lobi tidak berhasil kembali saja ke UU yang lama jangan dipaksakan."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama kemudian, anggota DPR lainya kembali menimpali, "Katanya 10 menit, ini sudah hampir 1 jam rakyat menunggu lho."
Hingga kini lobi-lobi masih terus dilakukan. Lobi yang dilakukan untuk merumuskan mekanisme voting terus dilakukan dan belum ada tanda-tanda untuk selesai.
Anggota DPR yang tidak ikut lobi terlihat bergerombol dengan anggota fraksi dan kelompoknya masing-masing. Tidak sedikit pula mereka sibuk keluar masuk untuk sekadar merokok.
DPR Merusak Sistem
Pengamat politik Hadar N Gumay yang mengikuti jalannya sidang menilai, lobi-lobi yang terus dilakukan tersebut menunjukkan lemahnya perhatian DPR terhadap keinginan rakyat Undang-undang ini diselesaikan.
Menurut dia, kompromi akan menghasilkan UU yang tidak maksimal.
"Kalau pengesahannya begini, produknya jadi tidak berujung karena terlalu banyak kompromi. Mereka merusak sistem yang sudah ada," kritiknya. (ptr/nrl)










































