"Kita belum mengetahui keberadaannya, namun kita tetap waspada," kata Kapolri Jenderal Sutanto usai serah terima jabatan petinggi Polri di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta.
Sutanto juga mengungkapkan, sampai saat ini Mabes Polri masih melakukan koordinasi dengan Singapura untuk mendeteksi keberadaan Kastari.
"Kita masih terus melakukan komunikasi untuk menangkap yang bersangkutan," ujarnya.
Kastari kabur dari rutan Jalan Whitley pada Rabu 27 Februari 2008. Saat itu dia pamit ke toilet.
Terkait kaburnya Kastari, Interpol menaikkan status pelarian Kastari menjadi red notice.
(umi/nrl)











































