Meruya Selatan Tegang, Bendera Kuning Dipasang 1 Km

Meruya Selatan Tegang, Bendera Kuning Dipasang 1 Km

- detikNews
Senin, 03 Mar 2008 11:07 WIB
Jakarta - Ketegangan terjadi di perumahan penduduk di Kavling DKI, Meruya Selatan, Jakarta Barat, Senin (3/3/2008). Meruya Selatan sebelumnya menjadi berita setelah terlibat perseteruan dengan PT Porta Nigra.

Saat ini sejumlah polisi telah berjaga-jaga di lokasi. Belum jelas apa penyebab ketegangan.

Ketegangan telah terasa sejak Minggu kemarin. Saat itu, bendera kuning terbuat dari kertas -- yang di Jakarta lazim sebagai simbol orang meninggal dunia -- dipasang sepanjang 1 km. Bendera kertas itu berkibar di kiri kanan jalan Jl Haji Sa'aba hingga Jl Kavling DKI.

"Padahal nggak ada orang meninggal," ujar Agnes, salah satu warga Kavling DKI, pada detikcom. Hingga kini bendera kuning itu masih ada.

Menurut Agnes, warga setempat juga menerima selebaran berjudul "Warga Meruya selatan Bukan Kaum Bodoh." Kutipan selebaran itu adalah:

Merenungi putusan MA RI 570 K/PDT/1999, tanggal 31 MAret 2000 dan nomor 2863 K/PDT/G/1999 tanggal 26 juni 2001, yang memenangkan PT Porta Nigra dalam perkara dengan Yatim Tunggono, Yahya, dan Haji Juhri, terhadap lahan di Meruya Selatan seluas 78 ha, sebagai orang awam yang menggunakan akal sehat, saya sama sekali tidak bisa memahami.

Karena bagaimana mungkin PT Porta Nigra mengakui tanah-tanah di Meruya Selatan sebagai miliknya, tanpa menunjukkan bukti kepemilikan. Terlebih tidak satu dalam girik yang diperlihatkan terdapat nama PT Porta Nigra, atau atas nama Beni Purwanto Rahmat, direktur perusahaan itu. Semua girik atas nama warga.


(nrl/umi)


Berita Terkait