Ibu Hamil Tewas Kelaparan, Mahasiswa Unhas Main Teater

Ibu Hamil Tewas Kelaparan, Mahasiswa Unhas Main Teater

- detikNews
Senin, 03 Mar 2008 10:28 WIB
Makassar - Berbagai bentuk simpati dan rasa prihatin terkait kematian Basse (27) dan anaknya Bahir (5) terus berdatangan. Salah satunya dengan melakukan pertunjukan teaterikal yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.

Sejak pukul 09.00 WIB, enam keranda jenazah berbalut kain putih bertuliskan berbagai kasus kelaparan di Indonesia dijejer rapi melingkari Bundaran Tugu Unhas.

Sementara seorang mahasiswa duduk di depan keranda sibuk menyalakan kemenyan dan berkomat-kamit. Entah 'mantra' apa yang dibacanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puluhan mahasiswa lainnya hanya duduk bersila dengan mengenakan jubah hitam dan wajah kusam penuh corengan hitam dari arang, juga di depan keranda.

"Aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap kasus kelaparan Basse," kata koordinator aksi, Fail, di Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (3/3/2008).

Tulisan protes juga mereka tuangkan dalam spanduk yang juga dijejerkan di tugu kampus. "Rakyat mati kelaparan" dan "Miskin = Mati."

Bentuk solidaritas yang hanya berlangsung selama setengah jam ini kemudian diakhiri dengan aksi tabur bunga mengitari keranda oleh dua orang mahasiswa.

Mereka lalu membagikan selebaran duka cita sebagai bentuk simpati kepada mahasiswa lainnya yang melewati tugu tersebut. Β 

Aksi serupa juga digelar oleh Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di depan kantor DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo.

Selain menyatakan bentuk simpatinya atas kematian Bessa dan anaknya, Bahir, KAMMI juga melakukan protes terhadap kebijakan pangan Presiden SBY dan Wapres JK.

(ptr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads