Seperti dikutip AFP, Senin (3/3/2008), angka itu mengungguli saingannya. Data itu berdasarkan dari penghitungan yang dikeluarkan komisi pemilihan umum Rusia. Tempat kedua diduduki pemimpin Partai Komunis Rusia Gennady zyuganov yang meraih 19 persen suara.
Menyusul calon lainnya Vladimir Zhirinovsky 11,7 persen dan Andrei Bogdanov 1,46 persen suara. Hasil ini pun tidak jauh berbeda dengan perhitungan lembaga pemantau pemilu lainnya.
Atas hasil ini, Zyuganov pun menuding adanya praktek kecurangan dalam pemilihan presiden di negeri beruang merah ini.
"Kami punya bukti adanya kecurangan dan akan membawa masalah ini ke pengadilan. Ini memalukan peradaban," tutur Zyuganov. (ndr/)











































