Jakarta - Sikap brutal Israel terhadap rakyat Palestina yang menewaskan 54 orang kembali dilakukan di jalur Gaza, Sabtu 1 Maret. Sebagai anggota tidak tetap DK PBB dan negara muslim terbesar, pemerintah Indonesia diminta mengambil langkah cepat untuk menyampaikan protes keras dan mengusulkan pemberian sangsi pada Israel.
"Pemerintah Indonesia jangan terlambat merespons perkembangan terbaru di jalur Gaza. Pemerintah melalui perwakilannya di PBB harus menyampaikan protes keras kepada PBB atas kekejaman Israel yang membunuh anak-anak balita," kata anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi pada detikcom, Minggu (2/3/2008).
Menurut politisi muda Partai Golkar ini, Indonesia perlu mengusulkan inisiatif digelarnya sidang PBB untuk membahas aksi brutal Israel. Jika perlu menjadi motor untuk membuat resolusi bagi sikap keji Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut koordinator kabinet bayangan DPR ini, sikap cepat pemerintah merespons aksi brutal Israel akan semakin mengukuhkan Indonesia sebagai negara yang komit dengan perdamaian di Timur Tengah sebagaimana yang sering digembar-gemborkan Presiden SBY.
(yid/nrl)