Seperti yang dirasakan seorang ayah bernama Anton ini. Meski mengaku percaya pada merk susu yang dikonsumsi putrinya, Anton tetap saja was-was.
"Ya khawatir aja, tapi susah juga, susu kan sudah seperti kebutuhan pokok untuk anak-anak. Kalau nggak minum susu ntar rewel," kata ayah satu anak ini kepada detikcom, Minggu (2/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semoga segera diumumkan mana yang benar. Susu mana yang aman dikonsumsi," kata Arin.
Sama seperti Anton, Arin juga tidak bisa menghentikan pemberian susu kepada buah hatinya. "Dia minum susunya kuat," imbuhnya.
Apakah tidak takut ada bakteri Enterobacter Sakazakii di tubuh Sekar? "Ya takut, tapi sejauh ini Sekar baik-baik saja," katanya.
Mungkin tidak hanya Arin dan Anton yang merasa resah dengan pemberitaan susu berbakteri itu. Sebelumnya sejumlah ibu dan anak-anak berdemo di Bundaran Hotel Indonesia menolak susu yang terkontaminasi bakteri berbahaya itu.
(ken/ken)











































