Bahri yang bekerja sebagai tukang becak berasal dari Kabupaten Bantaeng, Makassar. Bahri bersama keluarganya mengadu nasib di kota Makassar.
Namun meski rajin bekerja, Bahri juga dikenal suka mabuk-mabukan. Tetangganya kerap melihat Basri berangkat kerja pukul
08.00 WIB dan pulang kerja pukul 20.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Lina, mulut Bahri bila pulang kerja sering bau alkohol. Meski pemabuk, Bahri tidak pernah memukul Basse.
"Bahri itu orangnya pendiam. Sama suami saya saja dia segan," beber Lina.
Pasangan Basse dan Bahri dikarunia 4 anak, yakni Salma (9), Baha (7), Bahir (5), dan Aco (4).
Basse meninggal pada Jumat 29 Februari 2008 setelah 3 hari tidak makan. Basse meninggal bersama janin yang dikandungnya yang berusoa 7 bulan. 5 Menit setelah Basse meninggal, anak ketiganya Bahir juga meninggal.
Satu anak Basse, Aco, kini dirawat di Rumah Sakit Haji, Jalan Daeng Ngape, Makassar. Aco ditemani Lina. Lina berencana akan mengangkat seluruh anak Basse. (nik/umi)











































