Pencalonan Gubernur BI Diwarnai Isu Suap Rp 100 M ke DPR

Pencalonan Gubernur BI Diwarnai Isu Suap Rp 100 M ke DPR

- detikNews
Sabtu, 01 Mar 2008 00:21 WIB
Jakarta - Suasana menjelang fit and proper test calon gubernur BI kian menghangat. Tidak heran, sejumlah isu atau gosip seputar hal tersebut banyak beredar di kalangan DPR.

Salah satunya adalah isu soal adanya suap terhadap salah satu fraksi DPR oleh salah seorang calon. Nilainya tidak tanggung-tanggung, Rp 100 miliar!

Informasi yang beredar, kemungkinan uang haram tersebut akan dibagi-bagikan ke seluruh anggota Komisi XI jika fit and proper test akhirnya jadi digelar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun isu itu dibantah mentah-mentah oleh Ketua DPR Agung Laksono. Menurutnya, itu hanya isapan jempol belaka.

"Nggak ada itu. Itu isu yang menyesatkan nggak perlu ditanggapi," katanya kepada detikcom, Jumat (29/2/2008).

Agung yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar menjamin kadernya tidak akan terlibat aib seperti itu. "Saya jamin tidak ada dari fraksi Golkar yang seperti itu. Jadi nggak ada itu," tegasnya.

Sebelumnya, SBY mengajukan 2 nama calon yang berasal dari luar lingkungan BI pada
pertengahan bulan Februari. Mereka adalah Direktur Bank Mandiri Agus Martowadoyo dan Wakil Ketua PPA Raden Pardede.

Pencalonan keduanya mendapat penolakan dari 6 fraksi di DPR. FPAN, FPKS, FPDIP, FPBR, FKB, dan FPDS plus Kaukus Muda Parlemen yang tergabung dalam shadow government melihat Agus dan Raden tidak memiliki kompetensi dan kredibilitas di bidang fiskal-moneter.
(gah/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini