Niat Kondangan, Sekeluarga Hilang Nyemplung Sungai

Niat Kondangan, Sekeluarga Hilang Nyemplung Sungai

- detikNews
Jumat, 29 Feb 2008 21:01 WIB
Solo - Bermaksud mendatangi resepsi pernikahan kerabat, sekeluarga warga Karanganyar kecebur sungai saat hendak melewatinya.

Sumarjo, si bapak diketemukan meninggal. Sedangkan istri dan anaknya masih dalam pencarian. Diduga Sumarjo yang mengendarai motor, tidak tahu bahwa jembatan yang hendak dilewati telah hilang.
 
Menurut kesaksian para tentangga korban di Ngijo, Giriwondo, Jumapolo, Karanganyar,
Sumarjo (58) beserta istri dan anaknya pergi mengendarai motor Jumat (29/2/2008) sekitar pukul 04.00 WIB. Tujuannya adalah ke Wonogiri, menghadiri resepsi pernikahan kerabat kerabatnya.
 
Namun pada pukul 05.00 WIB, mayat Sumarjo diketemukan tertindih sepeda motornya di
Sungai Jlantah Desa Ngrandu, Jumapolo, sekitar 10 km dari rumahnya. Yang menemukan
adalah warga setempat yang hendak mencari pasir di sungai.
 
Selain sepeda motor merk Honda Astrea, di sekitar ditemukannya mayat Sumarjo, ditemukan juga dua jaket dan helm, serta tas besar berisi kebutuhan dapur. Dua
jaket itu segera dikenali para tetangga sebagai jaket yang dikenakan Sutarmi (48 tahun/istri Sumarjo) dan Wawan (11 tahun/anak mereka).
 
"Mungkin jaket itu terlepas ketika korban tercebur sungai. Hingga sore ini kami masih mencari keberadaan Sutarmi dan Wawan yang mungkin terseret arus sungai yang saat ini sedang dalam kondisi deras,” ujar Kasi Kesiagaan Kesbanglinmas Karanganyar Ajipratomo yang juga bertindak selaku ketua tim pencarian kedua korban, Jumat (29/2/2008) malam.
 
Menurut Heru, lokasi kejadian adalah jalan kampung yang selama ini dipakai warga sebagai jalan pintas dari Jumapolo menuju Jatipuro dan selanjutnya masuk jalan raya ke Wonogiri. Kemungkinan Sumarjo mengambil jalan itu dengan maksud mempersingkat jarak.
 
"Tidak ada saksi yang mengetahui kejadian. Diduga Sumarjo hendak menyeberangi sungai, padahal jembatan yang berada di jalan itu sudah tidak ada lagi. Mungkin Sumarjo tidak mengetahui kalau jembatannya sudah tidak ada sehingga ketika sampai di tepi sungai lalu tercebur masuk sungai sedalam 19 meter dari jalan," papar Heru.
 
Heru mengatakan tim gabungan yang dipimpinnya dibantu warga sekitar masih akan meneruskan pencarian Sutarmi dan Wawan. "Pencarian masih akan kami teruskan," pungkasnya. (mbr/gah)


Berita Terkait