"Nggak ada ancaman mogok. Ya, ada jaminannya," tegas Ketua Organda DKI Jakrta Herry Rotty usai melakukan pertemuan dengan Wagub Prijanto di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (29/2/2008).
Herry menyebutkan, jaminan itu dibuktikan dengan masih beroperasinya bus Transjakarta sampai sekarang walaupun pihak BLU belum membayar keuntungan untuk bulan Januari. "Selama dua bulan juga belum dibayar, tapi tetap melayani masyarakat umum," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dengan alasan efisiensi, BLU Transjakarta memutuskan membayar operator bus Transjakarta yang terdiri dari PT Jakarta Express Trans, PT Transbatavia, PT Jakarta Trans Metropolitan dan PT Jakarta Mega Trans dengan harga lelang sebesar Rp 9.350-9.500 per km.
Padahal selama ini, keempat operator itu dibayar dengan harga kesepakatan sebesar Rp 12.885 per Km.
Keempat operator menolak pemotongan tersebut dan meminta ada negosiasi ulang dengan pihak Pemprov.
(bal/sss)











































