"Dia mengaku buronon tahanan Jamaah Islamiyah (JI) Mas Selamat bin Kastari dan mengancam menyerang beberapa lokasi," bunyi pernyataan pers Polisi Singapura, seperti dilansir AFP, Jumat (29/2/2008).
Polisi tak menyebutkan identitas sebenarnya pria itu. Namun penyelidikan akan dilakukan atas pria yang menebarkan ancaman melalui telepon umum itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT










































