SBY yang mengenakan safari coklat pun tersenyum. Dengan gaya khasnya SBY menjawab. "Jadi Presiden banyak kerjanya. Memimpin negara dan lain-lain. Kalau ikhlas, bersyukur menjalaninya," jelas SBY.
Ny Ani Yudhoyono yang mendampingi suaminya pun menimpali. "Anak-anak cita-citanya mau jadi apa?" tanya dia.
"Presiden, tentara, dokter," sahut bocah-bocah tersebut dengan riuh rendah.
Sambil berseloroh SBY kembali bertanya. "Ada yang mau jadi wartawan nggak? Jadi wartawan enak, kerjanya bertanya," kata SBY.
Sejumlah wartawan yang meliput di ruangan kelas tersenyum mendengar perkataan SBY.
SBY kemudian berpesan bekerja jadi apa saja, jadi presiden, tentara, atau dokter, kalau dilakukan dengan senang pasti banyak yang bisa disyukuri.
Usai berdialog di ruang kelas, SBY kemudian menyampaikan pesannya. Dari balkon lantai dua. SBY menyatakan senang melihat pendidikan di SDN 19 berjalan baik.
"Tujuan saya ke sekolah ini agar sekolah ini dikelola dengan baik. Muridnya makin baik, dan mutunya baik. Pak SBY senang pendidikan di sini berjalan dengan baik," katanya.
"Pak SBY berpesan kepada anak-anak agar menjadi putra-putri bangsa yang berhasil. Kalian harus giat belajar, baik sama guru, dan rukun sama kawan," kata SBY mengakhiri pesannya.
Usai berpesan, SBY yang didampingi Mensesneg Hatta Rajasa, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mendiknas Bambang Sudibyo, dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meninjau ruangan laboratorium SMPN 84 yang masih berada dalam satu kompleks sekolah.
(bal/umi)











































