Jampidsus: Tak Ada Rekayasa

Kasus BLBI Ditutup

Jampidsus: Tak Ada Rekayasa

- detikNews
Jumat, 29 Feb 2008 13:23 WIB
Jakarta - Anjing menggonggong, kafilah tetap berlalu. Pepatah itu mungkin yang dipegang Jampidsus Kemas Yahya Rachman. Dia tidak peduli orang mau ngomong apa soal penutupan kasus BLBI.

"Ya orang boleh ngomong apa saja, silakan. Tetapi kami sudah bekerja semaksimal mungkin," tegas Kemas usai salat Jumat di Masjid Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Jumat (29/2/2008).

Karenanya Kemas memastikan tidak ada rekayasa dalam penyelidikan kasus ini. "Nggak ada, nggak ada rekayasa," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus BLBI ditutup karena Kejagung tidak menemukan adanya pelanggaran hukum dalam hal ini tindak pidana korupsi.

Tanggapan beragam pun muncul atas keputusan Kejagung itu. Anggota DPD Marwan Batubara menduga penyelidikan yang dilakukan Kejagung selama ini hanya tipu-tipu, sandiwara dan retorika belaka.

Sementara itu saat Kemas ditanya komitmen yang pernah diucapkannya bahwa dia akan mundur dari jabatan jika kasus BLBI tidak membuahkan hasil, dia berkelit.

"Itu kalau tidak ada kesimpulan. Kan ini ada kesimpulan tadi pagi, jadi silakan orang komentar apa. Tapi itulah wujud kerja maksimal kita. Itu kan tadi sudah saya tunjukkan berkasnya, itu semua ada di situ," tutur Kemas.

(umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads