"Deadlock ini menunjukkan kecemasan yang sangat tinggi dari partai-partai yang tidak ingin berkurang peluang suaranya di Pemilu 2009. Ini memperjelas partai-partai masih mengedepankan kepentingannya sendiri dan menggadaikan kepentingan masyarakat banyak," kata Ketua FPKS Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/2/2008).
Menurut Mahfudz ini, terlalu banyak kompromi antarfraksi dalam pengesahan RUU ini mengorbankan konsistensi pengaturan dalam memperkuat sistem Pemilu dan kepartaian di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Senin 3 Maret depan gagal lagi, apa yang akan dilakukan PKS?
"Jika Senin depan gagal lagi, kami berpendapat kembali saja ke undang-undang yang lama," tegasnya.
Hasil lobi fraksi di DPR memutuskan pengesahan RUU Pemilu ditunda sampa Senin 3 Maret. Hal ini karena FPDIP dan FPKS kalah suara dalam lobi yang menginginkan voting dilakukan tadi malam. (ziz/nrl)










































