"Seharusnya mereka memilih salah satu, kalau begitu terus tidak selesai-selesai," ungkap guru besar Ilmu Politik UI, Maswadi Rauf, saat dihubungi detikcom, Jumat (29/2/2008).
Menurut Maswadi, kalau jalan mufakat yang dipilih maka harus ada yang mengalah dan bersedia menerima perbedaan pendapat. "Kalau semua mau menang ya tidak bakalan ketemu," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Egois dalam politik boleh saja, tapi harus ada batasnya," ungkap Maswadi.
Sikap mendua ini, lanjut dia, membuat pembahasan RUU Pemilu berlarut-larut. Pada akhirnya ini akan memboroskan keuangan negara dan mengancam kerja Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Pada saat sidang dilanjutkan hari Senin (3/3/2008) besok lebih baik divoting, tunggu apa lagi," katanya. (nal/umi)











































