Hal ini disampaikan Kementrian Pertahanan di London seperti yang dilansir AFP, Jumat (29/2/2008).
Pangeran berusia 23 tahun ini, menurut pejabat militer, bertugas di Provinsi Helmand bagian selatan, tempat markas pasukan Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya pemberontakan dan hal yang membahayakan keselamatan pangeran dan teman-temannya. Namun perjanjian ini gagal setelah berita ini bocor di webite AS.
Salah satu kesepakatan kelompok wartawan, kondisi Harry di Helmand hanya akan dipublikasikan ketika dia kembali dengan selamat. Kesepakatan ini diatur setelah rencana keberangkatan Harry ke Irak tahun lalu terpaksa ditangguhkan karena risiko keamanan.
Kepala Staf Angkatan Darat Inggris Jenderal Richard Dannatt menuding berita yang dipublikasikan prematur. "Saya sangat kecewa dengan website luar negeri yang memutuskan untuk melanjutkan kisah ini tanpa konsultasi dulu," ujar dia.
Dannatt menjelaskan, keputusan menugaskan Harry di Afganistan karena persetujuan pencekalan pemberitaan di media yang dapat menangani risiko. Harry akan terlibat penuh dalam operasi militer dan tidak dapat perlakuan khusus.
(mly/nal)











































