Kastari, warga Singapura kelahiran Indonesia, dituduh terlibat perencanaan pembajakan pesawat lalu menabrakkannya ke Bandara Changi.
"Dia belum tertangkap," kata seorang jubir Kementerian Dalam Negeri Singapura pada AFP, Kamis (28/2/2008). Ciri Kastari antara lain, berjalan pincang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puluhan pasukan paramiliter Gurkha Nepal dari satuan khusus Polisi Singapura juga diterjunkan di setiap beberapa meter di sepanjang jalan yang di dekat rumah tahanan tempat Kastari ditahan selama ini.
Mendagri Wong Kan Seng menyatakan, penangkapan kembali Kastari menjadi prioritas. Keamanan di semua titik pemeriksaan di daratan, laut dan udara ditingkatkan, termasuk area yang memungkinkan Kastari menyelinap keluar dari Singapura.
Wong juga meminta publik tetap tenang dan menegaskan bahwa memberi bantuan apa pun pada Kastari adalah kejahatan serius.
Sementara pembaca detikcom dalam surat elektroniknya melaporkan, sekarang pencarian dilakukan area Bukit Timah Road - Dunearn Road termasuk razia ke sekolah-sekolah di sekitarnya.
(nrl/umi)











































