Selain itu, sejumlah petinggi juga ikut prosesi peletakan batu pertama penyegelan Kantor Riset Batan. Pintu kantor yang terletak di pinggir desa Balong itu pun kini tak bisa dilalui.
"Petinggi, tolak PLTN. Pak Carik, tolak PLTN. Pak Kaur tolak PLTN!" teriak ribuan warga saat petinggi desa memoles pondasi tembok penyegel, Rabu (28/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Desa, Suwarno mengatakan, pihaknya hanya ingin mengikuti kemauan warga saja. Dia berharap aksi warga berjalan damai.
Satu-satunya anggota DPR RI yang hadir di lokasi, Mufid A Busyairi menyatakan, FKB akan menggalang kekuatan agar isu rencana pembangunan PLTN di Semenanjung Muria mendapat perhatian.
Aksi penyegelan berjalan lancar, karena tak ada petugas yang menghalangi. Hanya terlihat satu dua orang polisi di lokasi. (try/djo)











































