Para korban termasuk dua wanita dan dua anak-anak. Mereka sedang melintasi rel kereta dengan berjalan kaki ketika kereta ekspres itu menabrak mereka pada larut malam Rabu, 27 Februari waktu setempat.
Demikian diberitakan media United News of India seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (28/2/2008).
Usai menghantam para korban, kereta tersebut tidak berhenti. Para korban merupakan para pekerja migran beserta keluarga mereka dari negara bagian Uttar Pradesh. Demikian menurut Inspektur Kepolisian H. M. Patel. Insiden tragis itu terjadi di sebuah desa dekat Kota Surat.
Tubuh para korban yang sudah tidak utuh lagi itu diketahui pertama kali oleh masinis kereta yang melintas usai peristiwa maut itu. Dialah yang kemudian melaporkannya ke polisi.
(ita/sss)











































