Bagi para pengendara mobil, mungkin tidak perlu berbasah-basahan dan kedinginan. Meski macet adalah musuh utama Anda. Sebaliknya, bagi pengendara motor apalagi yang menempuh perjalanan jauh, seringkali konsentrasi terganggu ketika terpaksa berkendara saat hujan mengguyur.
Untuk itu, diperlukan trik khusus dan sikap ekstra waspada saat Anda mengendarai motor dalam keadaan hujan. Berikut beberapa tips berkendara saat hujan agar Anda tiba selamat di rumah seperti dikutip dari situs TMC Polda Metro Jaya, Kamis (28/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetap tenang, yang penting dari awal kita sudah memperhitungkan bahwa motor kita akan mampu melewati genangan air tersebut. Jika memang sejak awal sudah diperhitungkan genangan tak mungkin dilewati karena tinggi permukaan air yang diatas atas kemampuan motor kita, jangan memaksakan untuk terus.
Hitung ketinggian air: Genangan air di jalan perlu yang kita lewati kita perkiraan secara tepat. Apakah tinggi genangan air tersebut mencapai batas ketinggian maksimum air yang dapat membuat air masuk ke dalam knalpot atau ke dalam ruang pembakaran mesin melalui saringan udara. Jika genangan air kurang lebih 25cm, sepeda motor masih bisa melaju. Bila ketinggiannya lebih dari itu, sebaiknya berbalik arah dan mengambil jalan lain.
Hindari Aqua Planning: Aqua Planning adalah suatu keadaan dimana terdapatnya air di antara ban dan permukaan jalan, sehingga traksi antara ban dengan permukaan jalan hampir tak ada atau nol. Hal ini disebabkan telapak ban atau kembangan ban tak mampu membuang air ke samping dengan cepat, sehingga kendaraan seolah-olah melayang dan susah dikendalikan.
Caranya adalah sewaktu akan memasuki genangan air di depan, kurangi kecepatan dengan melakukan pengereman dan segera pindah ke gigi yang lebih rendah, sampai akhirnya ke gigi 1. Selama memasuki genangan, jaga rpm mesin jangan terlalu rendah. Usahakan rpm selalu diatas 1500. Sebab kita perlu menjaga traksi kendaraan. Dengan rpm yang lebih tinggi, akan membuat traksi roda kendaraan semakin besar dan maksimal.
Imbangan pengereman dengan engine brake: Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari hilangnya traksi (slidding), hingga pengendalian kendaraan menjadi kurang terjaga. Dengan pengereman yang dibantu engine brake, traksi ban akan selalu terjaga. pengereman jadi lebih aman dan optimal.
Hindari pengereman mendadak (emergency brake): Jika sampai harus melakukan pengereman, usahakan kaki bergerak seolah-olah seperti sifat Antilock Brake System, yaitu tekan-angkat. Jadi lakukan pengereman dengan cara menginjak pedal rem, lepaskan kemudian injak lagi. Lakukan beberapa kali.
Hal ini memang memerlukan jam terbang dan pengalaman khusus mengenai karakter rem kendaraan kita sendiri. Amati sesuatu yang terjadi dengan kendaraan di depan Perhatikan segala sesuatu yang terjadi dengan kendaraan didepan kita, pada saat kendaraan harus melalui genangan air yang dianggap cukup dalam kurang lebih 50cm, sehingga permukaan jalan tak tampak. Kemudian ada sesuatu yang terjadi dengan kendaraan di depan kita, misalnya terperosok lubang yang dalam. Kita tak perlu melakukan kesalahan yang sama. Saat melintas di tempat sama pilih di sebelah kiri atau kanan tempat lubang tadi.
Amati dan cari genangan air yang terendah: Jika diamati, kendaraan yang melewati daerah banjir tentu menyebabkan terjadinya gerakan atau gelombang air dibelakangnya. Nah, antisipasi kita saat berada dibelakang kendaraan lain adalah memilih atau menyesuaikan jarak motor dengan kendaraan di depan. Dimana terjadi gelombang air paling rendah.
Toleran dengan pemakai jalan yang lain: Sewaktu berkendara di jalan tentu saja banyak pemakai jalan yang lain. Seperti pejalan kaki, sepeda, motor atau kendaraan yang lain. Yang perlu diingat adalah mereka juga punya hak yang sama seperti kita, untuk mendapatkan kenyamanan saat berkendara. Misalkan sewaktu ada pejalan kaki di trotoar, sebaiknya kurangi kecepatan sampai tak menimbulkan percikan air yang bisa mengenai pejalan kaki tersebut.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat untuk Anda!
(bal/nwk)











































