Jakarta -
WWF melaporkan populasi gajah dan harimau di Riau punah akibat deforestasi 25 tahun terakhir. Namun Menneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar tidak kaget mendengarnya.
"Kalau terjadinya tahun 80-an, saya setuju lah. Kan pembangunannya merusak hutan. Dari dulu lapaorannya gitu," ujar Rachmat.
Hal itu disampaikan dia di Kantor Presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (27/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rachmat menegaskan, masalah yang terjadi di era pemerintahan sebelumnya tidak bisa dianggap kesalahan dari pemerintahan sekarang. Bahkan ada banyak perubahan kebijakan untuk melindungi habitat hewan-hewan langka tersebut.
"Kita sudah jaga habitatnya supaya itu aman. Kalau yang dulu, you tanya ke Pak Harto deh," katanya.
(lh/ken)