Masaya Omichi (30) ditangkap pada Selasa 26 Februari atas tuduhan pembunuhan di Osaka, Jepang. Demikian disampaikan juru bicara kepolisian Osaka seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (27/2/2008).
"Dia diduga menekan keras-keras kepala anaknya yang berumur 5 bulan degan tangannya dan melakukan tindakan kasar lainnya di rumahnya pada 16 Februari, sehingga menewaskan bayi laki-laki itu," kata juru bicara kepolisian Osaka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut harian lokal Mainichi Shimbun, stres Omichi memuncak ketika dirinya harus berhenti merokok dan mengurangi minum alkohol demi menghemat uang untuk memenuhi segala keperluan bayinya.
"Stres saya meningkat setelah saya berhenti merokok dan mengurangi minum-minum untuk memperbaiki keuangan rumah tangga kami," kata pegawai rumah sakit itu kepada polisi.
Saat kejadian naas itu, ibu sang bayi tidak sedang berada di rumah.
Jepang termasuk salah satu negara dengan tingkat kejahatan terendah di dunia. Namun hasil survei kepolisian Jepang belum lama ini menunjukkan, kasus penganiayaan anak mencapai rekor tertinggi sebanyak 300 kasus selama tahun 2007.
(ita/sss)











































