Pengikut: Pertama Kali Bertemu, Tubuh Mussadeq Tampak Bercahaya

Pengikut: Pertama Kali Bertemu, Tubuh Mussadeq Tampak Bercahaya

- detikNews
Rabu, 27 Feb 2008 16:10 WIB
Jakarta - Pengikut Al Qiyadah Al Islamiah Hadi Pratikno (54) melihat tubuh Mussadeq bercahaya saat pertama kali bertemu. Hal inilah yang membuat dirinya menyatakan Ahmad Mussadeq cocok menjadi rasul setelah Nabi Muhammad SAW.

"Pertama kali bertemu Pak Mussadeq, saya melihat tubuh beliau bercahaya. Saya pikir beliau cocok sebagai rasul," kata Hadi.

Hal itu dia sampaikan dalam sidang kasus penodaan agama dengan terdakwa Ahmad Mussadeq yang dipimpin hakim ketua Zahrul Rabain di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Rabu (27/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadi mengaku bahwa dirinyalah yang pertama kali mengatakan Mussadeq sebagai rasul. "Awalnya beliau itu tidak bersedia disebut rasul, beliau menolak sebutan itu. Sebutan rasul bukan berasal dari beliau tapi dari kami pengikutnya," kata pria yang tinggal di Jakarta Barat itu.

Pernyataan yang dilontarkan Hadi depan sidang itu berbeda dengan pernyataannya di hadapan penyidik yang tertuang dalam BAP. Dalam BAP, Hadi menyebut Mussadeq sendiri yang mengikrarkan atau mengumumkan dirinya sendiri sebagai rasul setelah bertapa di Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat selama 40 hari 40 malam.

"Pengakuan itu (di BAP) tidak benar," elak Hadi yang mengenakan kemeja hitam dibalut jas kotak-kotak berwarna hitam-kuning dan dasi bernuansa senada.

Hadi yang tampak meriah dengan busananya itu menganggap Mussadeq sebagai sosok yang tepat menjadi rasul setelah Nabi Muhammad SAW.

Hadi yang mengikuti Al Qiyadah sejak tahun 2006 itu mengaku dirinya pada struktur kepengurusan Al Qiyadah duduk sebagai Ummah.

"Ummah itu tugasnya mencari. Bukan merekrut ya. Saya mencari benih yang mau beriman," katanya. (ziz/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini