Duet Mega-Meuthia Simbol Rekonsiliasi Bangsa

Duet Mega-Meuthia Simbol Rekonsiliasi Bangsa

- detikNews
Rabu, 27 Feb 2008 14:24 WIB
Jakarta - Jika nanti benar-benar terwujud dalam Pilpres 2009, duet Megawati Soekarnoputri dan Meuthia Hatta dinilai bisa menjadi simbol rekonsiliasi bangsa.

"Duet ini bisa disebut rekonsiliasi politik untuk mengatasi persoalan bangsa," ujar anggota FPDIP Aria Bima dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (27/2/2008).

Tapi ada syaratnya, menurut Aria, rekonsiliasi tersebut juga harus diwakilkan dalam kabinet Mega-Meuthia yang mengakomodir keturunan pemimpin NII SM Kartosuwiryo, anak-anak korban 1965, hingga Orde Baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sosok Meuthia, lanjut anggota Komisi VI DPR ini termasuk dalam nama-nama yang mungkin dipertimbangkan.

"PDIP perlu mekanisme rakerda hingga rakernas untuk menentukan cawapres. Saya kira itu yang terjadi dalam kepartaian kita. Nanti diserahkan keputusannya kepada Megawati. Jadi wacana itu seperti wacana yang lain, cukup menarik," paparnya.

Wasekjen DPP PDIP ini menjelaskan, untuk pendamping Megawati, PDIP akan melihat dari 2 unsur. Pertama ideologis, dan kedua adalah unsur kemenangan.

"Dari unsur ideologis, sosok Meuthia tidak memiliki masalah jika disandingkan dengan Megawati. Keduanya memiliki komitmen terhadap bangsa sebagaimana Soekarno dan Hatta," ujarnya.

"Tapi, dari unsur kemenangan harus dikalkulasikan seberapa jauh yang ideal untuk tingkat dukungan," pungkas Aria.
(bal/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads