Di antara ratusan orang itu, 60 di antaranya ditangkap lantaran akan melakukan bom bunuh diri. Demikian disampaikan Departemen Dalam Negeri Pakistan seperti dilansir dari AFP, Selasa (27/2/2008).
Orang-orang yang ditangkap itu dituduh sebagai jaringan Al Qaeda dan Taliban yang melakukan kekerasan. Mereka termasuk juga yang terkait dengan bom bunuh diri di dekat markas militer Pakistan pada Senin 25 Februari 2008 yang menewaskan kepala jawatan kesehatan tentara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan dia, bahan peledak dalam jumlah banyak, senjata, jaket bunuh diri, dan granat tangan disita dari para tersangka. "Dari 60 teroris ini, jaket bunuh diri dan barang lain telah diambil alih. Ini menunjukkan para penegak hukum bertindak protektif dengan menghentikan upaya mereka untuk melakukan serangan bunuh diri," lanjut Cheema.
Lebih dari 170 orang tewas dalam serangan bunuh diri di Pakistan pada tahun ini. Kebanyakan korban jatuh saat pemilu berlangsung. Tahun lalu, akibat bom bunuh diri, sekitar 800 nyawa melayang, termasuk pemimpin oposisi Benazir Bhutto. (nvt/nvt)











































