Pembelian F16 Tergantung Menkeu

Menhan:

Pembelian F16 Tergantung Menkeu

- detikNews
Senin, 25 Feb 2008 22:32 WIB
Jakarta - Realisasi rencana pengadaan 6 unit pesawat  tempur F16 baru secara bertahap mulai tahun depan, bukan urusan mudah. Masalah utama adalah keterbatasan anggaran negara dan prioritas pemerintah pada program jaring pengaman sosial.

Hal ini diakui Menhan Juwono Sudharsono menjawab pertanyaan wartawan tentang berapa total unit F16 yang ditargetkan untuk TNI AU dan kapan rencana besar terwujud.

"Tergantung. Nanti dapat (alokasi dana) berapa dari Menkeu," ujar Juwono di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (25/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masalah keterbatasan juga dialami oleh pemerintah AS. Resesi ekonomi yang terjadi sejak pertengahan 2007 membuat Depkeu AS harus menyusun ulang anggaran pertahanan mereka tak terkecuali untuk program bantuan militer bagi negara lain.

Meski kondisinya demikian, Menhan AS Robert Gates menegasnya pihaknya akan bekerja keras mensukseskan program pemulihan bantuan militer untuk RI. Tidak sebatas urusan birokrasi di lingkungan eksekutif, tapi juga masalah regulasi di tingkat legislatif.

"Jelas kami memiliki masalah administrasi dalam hal penjualan. Dengan itikad baik kami akan bekerja keras menyelesaikan dengan Depkeu (AS) untuk memudahkan birokrasi. Banyak hal yang kita hadapi berhubungan dengan regulasi, dan kami mungkin akan menanyakannya pada kongres (AS). Tapi yang jelas kami sedang menyelesaikan soal ini," kata Gates.

"Salah satu poin yang saya sampaikan ke Presiden SBY tadi adalah kita bekerjasama dan akan memfasilitasi apa pun kebutuhan peningkatan kemampuan atau peremajaan (alutsista) yang harus Indonesia lakukan," imbuh Gates panjang lebar. (lh/aba)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads