Kasus Perkosaan Gadis Norwegia Rusak Citra Taksi Bali

Kasus Perkosaan Gadis Norwegia Rusak Citra Taksi Bali

- detikNews
Senin, 25 Feb 2008 20:33 WIB
Denpasar - Sopir-sopir taksi di Bali gerah dengan dugaan perkosaan yang dilakukan oknum sopir taksi terhadap seorang mahasiswi Norwegia. Peristiwa itu merusak citra taksi Bali.

"Kita meminta polisi mengungkap identitas saksi dan pelaku. Jika tidak terungkap, akan merusak citra taksi di Bali yang dikenal ramah pada tamu," cetus sopir taksi Wayan Artana kepada detikcom, di Pantai Kuta, Badung, Senin (25/2/2008).

Namun Artana yang sehari-hari mengendarai Komotra Taksi itu menyayangkan juga kelengahan korban perkosaan, JT. "Harusnya naik taksi, ya tahu perusahaan taksi mana," kata Artana yang ditemui sedang mencari calon penumpang itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendapat senada dikemukan Putu Wardana, sopir Ngurah Rai Taksi. Wardana juga mendesak polisi segera menangkap sopir taksi bejat itu. Selain itu, jika sudah ditangkap, perusahaan taksi yang memperkerjakannya harus mengeluarkan sanksi.

"Jika tidak mengembalikan barang penumpang saja dalam 1 kali 24 jam, kita kena sanksi dikeluarkan. Apalagi jika melakukan perkosaan," kata Wardana.

Wardana menduga pelaku perkosaan itu bukan sopir taksi resmi alias taksi ilegal. Taksi itu tak memiliki identitas perusahaan, tanpa nomor, hanya ada tulisan 'taksi'. (aba/ary)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini