Kejagung Kejar Kasus VLCC Hingga ke Korsel

Kejagung Kejar Kasus VLCC Hingga ke Korsel

- detikNews
Senin, 25 Feb 2008 17:33 WIB
Jakarta - Proses penyidikan kasus dugaan korupsi dalam penjualan kapal tanker VLCC milik PT Pertamina terus berlangsung. Kejaksaan Agung telah bertemu dengan BPK untuk menyiapkan materi yang akan digunakan dalam pemeriksaan di Korea Selatan.

"Pembahasannya terkait dengan materi pemeriksaan, karena tim penyidik akan memeriksa di Korea," kata Kapuspenkum Kejagung BD Nainggolan, di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2008).

Menurut Nainggolan, keberangkatan penyidik ke Korsel untuk memeriksa pembuat kapal VLCC Hyundai Heavy Industries. Dan pertemuan tim penyidik dengan BPK dilakukan pada Kamis 21 Februari 2008. "Tim penyidik yang ke BPK," imbuh dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nainggolan menjelaskan, tim penyidik akan berangkat ke Korsel dalam waktu dekat. Namun belum diketahui secara pasti kapan waktunya.Β  "Saat ini kerugian negara masih dihitung," ujar dia.

Dalam kasus ini tim penyidik telah menetapkan 3 tersangka. Mereka adalah mantan Menneg BUMN yang juga mantan Komisaris Utama PT Pertamina Laksamana Sukardi, mantan Dirut Pertamina Ariffi Nawawi, dan mantan Direktur Keuangan Alfred H Rohimone. (mly/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads