"Malam ini masyarakat yang mengungsi akan tetap bertahan di perbukitan, sekitar 6 Km dari rumah. Warga takut kalau terjadi tsunami," terang Joni seorang pekerja swasta itu dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (25/2/2008).
Masih cerita Joni, mereka yang mengungsi tidak membawa peralatan apapun, kecuali pakaian yang melekat di badan. Warga tidak memikirkan lagi barang-barang di rumahnya.
"Yang penting kami selamat dulu, tidak sempat mikir ngungsi mau bawa apa. Kami hanya bermodalkan pakaian yang melekat di badam," kata Joni. (cha/djo)
