"Obama tidak realistis dan naif saat berhadapan dengan masalah berat seperti reformasi kesehatan dan pemanasan global," ucap Hillary yang dibalut blazer kuning di Rhode Island College Recreation Center di Providence sebelum bertolak ke Boston, seperti dilaporkan Boston Herald, Senin (25/2/2008).
Bagi Hillary, solusi untuk Amerika bukanlah dengan menggoyangkan tongkat sihir, lalu kepentingan-kepentingan spesial yang diharapkan muncul begitu saja.
"Semua orang akan tahu, kita harus berbuat hal yang benar, barulah dunia menjadi sempurna. Tapi saya tidak punya ilusi betapa sulitnya hal ini. Kamu tidak akan melambaikan tongkat sihir dan yang diharapkan muncul," sindir istri Bill Clinton ini.
Mantan ibu negara AS ini menekankan akan mengejar ketertinggalan dari Obama. Rhode Island akan menggelar pemilihan pendahuluan pada 4 Maret, bersamaan dengan Texas dan Ohio.
Hillary mengaku optimistis memenangkan pemiliu pendahuluan di Texas dan Ohio. "Saya bekerja sekerasnya. Kampanye saya bagus di Texas dan Ohio. Saya punya perasaan positif tentang apa yang akan terjadi pada 4 Maret. Saya sungguh percaya akan berjalan dengan baik," tandasnya. (sss/ana)











































