Meski ancaman banjir tinggi menyusut, banjir dengan intensitas menengah dan rendah diprediksi masih akan terjadi di beberapa wilayah Jakarta.
Dalam peta prakiraan daerah potensi banjir yang dipublikasikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) di situsnya, pada Maret potensi banjir tinggi hanya mengancam wilayah Kramatjati dan Tebet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir menengah juga masih mengancam wilayah Kemayoran (Jakarta Pusat), Koja (Jakarta Utara), beberapa titik di wilayah Kramatjati (Jakarta Timur), Kampung Makassar (Jakarta Timur), Mampang Prapatan (Jakarta Selatan), Menteng (Jakarta Pusat), Pademangan (Jakarta Utara, Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Penjaringan (Jakarta Utara, Sawah Besar (Jakarta Barat), Senen (Jakarta Pusat), Tanah Abang (Jakarta Pusat), dan Tanjung Priok (Jakarta Utara).
Pada Maret, tidak ada ancaman banjir skala rendah di wilayah Jakarta.
Sementara pada April 2008, wilayah Jakarta aman dari ancaman banjir tinggi. Namun banjir skala menengah dan rendah diprediksi masih mengintai.
Kecamatan yang berpotensi banjir menengah adalah Cengkareng (Jakarta Barat), Cipayung (Jakarta Timur), Ciracas (Jakarta Timur), Grogol Petamburan (Jakarta Barat), Kalideres (Jakarta Barat), Kebayoran Baru (Jakarta Selatan), Kramatjati (Jakarta Timur), Kampung Makassar (Jakarta Timur), Mampang Prapatan (Jakarta Selatan), Pasar Minggu (Jakarta Selatan), dan Tebet (Jakarta Selatan).
Sedangkan wilayah yang berpotensi banjir rendah adalah Jatinegara (Jakarta Timur), Kalideres (Jakarta Barat), Kebon Jeruk (Jakarta Barat), Kelapa Gading (Jakarta Utara), Kamayoran (Jakarta Pusat), Koja (Jakarta Utara), Menteng (Jakarta Pusat), Pademangan (Jakarta Utara), Penjaringan (Jakarta Utara), Sawah Besar (Jakarta Barat), Senen (Jakarta Pusat), Tanah Abang (Jakarta Pusat), dan Tanjung Priok (Jakarta Utara).
(umi/nrl)










































