Mayat Waloyo ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (25/2/2008) oleh Nurdin, pemulung yang biasa mencari barang-barang bekas di kawasan itu.
Semak-semak tempat mayat Waloyo ditemukan berada persis di pinggir Jalan Pangadegan, Kalibata, yang bersisian dengan rel kereta api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waloyo mengenakan celana hitam dan kaos coklat. Celana dan kaos tersebut membungkus tubuhnya yang mulai membengkak.
"Tadi pagi saya jalan-jalan. Saya nyium bau busuk, ternyata saya nemuin mayat. Saat ditemukan, lehernya tergantung tali," katanya.
Zaenal warga setempat mengaku sempat melihat warga RT 03 RW 07, Dulangan, Klaten, Jawa Tengah itu pada Rabu 20 Februari 2008.
Saat itu Waloyo tengah duduk-duduk di Stasiun Duren Tiga, Kalibata. Diduga tubuh Waloyo sudah tergantung sejak beberapa hari lalu.
Mayat Waloyo dievakuasi pukul 12.00 WIB dan kini dibawa ke RSCM. Ratusan warga sempat menyaksikan proses evakuasi tersebut sehingga membuat arus lalu lintas tersendat. (umi/nvt)










































