Busway Melawan Arus Ala Gunung Sahari

Busway Melawan Arus Ala Gunung Sahari

- detikNews
Senin, 25 Feb 2008 10:45 WIB
Jakarta - Biasanya busway melawan arus dimaksudkan untuk mengurai kemacetan, seperti yang direncanakan di Mampang Senin (25/2/2008), namun batal. Tetapi busway melawan arus di Gunung Sahari terpaksa dilakukan gara-gara gelombang pasang alias rob.

Busway koridor V jurusan Kampung Melayu-Ancol ini melawan arus sepanjang 100 meter di Jalan Gunung Sahari, tepatnya antara halte bus TransJ Ancol-halte Mangga Dua.

Melawan arus terpaksa diberlakukan karena  air pasang laut yang cukup tinggi, dan air sungai meluap sehingga menggenangi jalan, termasuk jalur TransJ.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau pagi, tidak ada kendaraan yang berani masuk jalan dari Ancol ke arah Mangga Dua. Semua masuk lewat jalur berlawanan," kata seorang pengendara mobil, Agus (36) beberapa waktu lalu.

Tingginya air pun tidak main-main. Pada saat air laut pasang tertinggi sekitar pukul 07.00-10.00 WIB, air bisa setinggi lutut orang dewasa atau 50 cm.

Genangan air bertambah parah dengan kontur jalan yang cekung yang membuat
kendaraan pun semakin takut melewatinya. "Malah sering orang mengira banjir," kata Alex, pengendara motor.

Meski busway melawan arus akibat "bencana alam", tidak nampak petugas yang mengatur secara khusus. Semua berjalan secara alami juga.

"Yang penting kendaraan kita aman. Sayang juga airnya payau yang gampang bikin berkarat," ujar Fitri (29), pengendara mobil lainnya.


(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads