Rombongan warga Syiah itu hendak menuju Karbala untuk memperingati perayaan Hari Arbain yang tahun ini jatuh pada tanggal 28 Februari. Hari Arbain merupakan upacara ritual peringatan 40 hari kematian cucu Nabi Muhammad, Imam Husain yang dibantai di kota tersebut.
Biasanya, rombongan peziarah tersebut berjalan kaki dari masing-masing tempatnya menuju Kota Karbala. Sekitar 50 kilometer dari tempat tujuan, serombongan warga Syiah yang kelelahan memilih berhenti di dekat Kota Iskandariah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar pukul 3.00 pm pelaku meledakkan dirinya di tengah-tengah kelompok orang yang sedang makan di dalam tenda," jelas petugas polisi dari Provinsi Babil, Letnan Karim Al Tamimi seperti dikutip AFP, Minggu (24/2/2008).
Militer AS turut memberikan konfirmasi jika pelaku mengenakan rompi berisi bahan peledak. "Pelaku meledakkan diri di dekat apartemen Hateen."
Lokasi ledakan itu berada di jalur antara Iskandariah dan Musayyib. Militer AS menyebutnya sebagai 'segitiga kematian' karena seringnya terjadi penyerangan dan bom bunuh diri. Setiap tahun, warga Syiah memang sering menjadi sasaran para militan Sunni.
Diperkirakan tahun ini ada sekitar 42 ribu kaum Syiah yang akan memadati Kota Karbala.
(bal/bal)











































