"Kita baru dapat anak usia 4 tahun bisa terinfeksi HPV, ketika kita periksa ibunya ternyata negatif. Mungkin bisa tertular dari pembantunya," kata ahli Ginekolog dan Onkologi DR Dr Andrijono SpOG(K).
Andrijono menyampaikan pernyataan ini dalam women gathering bertemakan "Pencegahan Dini Kanker Serviks" di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (24/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrijono menjelaskan, anak kecil bisa terinfeksi, tapi belum tentu mengidap kanker serviks. Kanker serviks diderita wanita yang telah berhubungan seksual. "Infeksi HPV tidak menimbulkan gejala, tapi kalau kanker baru menimbulkan gejala," ujar dia.
Anak yang terinfeksi HPV bisa disebabkan karena terbawa dari jari-jarinya. "Kontak di jari dengan kemaluan bisa terjadi. Kalau ada keluhan celana berdarah dari kemaluan luar anak segera dicek," kata dia.
Kanker 8 Tahun
Dokter RSCM ini mengatakan, infeksi HPV pada wanita dewasa yang telah berhubungan seksual akan menyebabkan kanker serviks. Namun perlu waktu 8 tahun perjalanan dari terinfeksi hingga mengidap kanker serviks.
"Untuk menderita kanker, perjalanannya 8 tahun. Jadi kalau wanita berusia 28 tahun berarti dia terinfeksi usia 20 tahun," imbuh dia. (mly/asy)











































