Sirene tanda bahaya meraung raung. Teriakan petugas dan kentongan pun terdengar bersahut sahutan. Pokoknya riuh dan ramai.
Situasi di atas, sebenarnya hanya skenario simulasi penanggulangan bencana gelombang pasang. Namun, celakanya, Mak Ipah (60) menyangka situasi tersebut nyata. Ia pun panik dan shock.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mak kira beneran, jadi kaget terus pingsan," ujar Mak Ipah di pos kesehatan di Lapangan Properindo, Muara Baru Penjaringan Jakarta Utara, Minggu (24/2/2008).
Mak Ipah mengaku telah berkali kali kebanjiran, sehingga ia shock begitu mendengar ribut-ribut. "Mungkin panitianya lupa kasih tahu Mak Ipah," katanya sambil memegangi kepalanya yang ditempeli koyo.
Mak Ipah tidak sendiri. Beberapa lansia juga mengalami shock dan pingsan. "Tadi ada 6 orang pingsan, dikiranya beneran," ujar seorang petugas kesehatan. (rdf/asy)










































