"Kita mohon banyak patroli dan mempersempit ruang gerak para pelaku kriminal agar jangan sampai terjadi lagi," kata Sekjen Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BalI Perry Markus saat dihubungi detikcom, Sabtu malam (23/2/2008).
Perry menjelaskan lebih lanjut, dan tentunya bila segala kasus kriminal yang muncul dan tertangani dengan baik, akan membuat rasa aman di kalangan masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang untuk pencegahan, para pelaku pariwisata kini telah diimbau untuk melengkapi diri dengan pengamanan internal. Seperti penyediaan satpam di villa-villa yang ada.
"Villa-villa yang ada di Bali yang ada di Kabupaten Badung, sudah dikoordinir untuk mengadakan pelatihan dengan Polda," imbuhnya.
Namun yang pengamanan agak lemah yakni ketika rumah tinggal disewakan kepada tamu. Di sanalah yang kurang terpantau kondisinya.
"Untuk itu kita juga bekerjasama dengan Dinas Pariwisata untuk melakukan penertiban," tandasnya. (ndr/)










































