Awas ! Aksi Kriminal pada Wisman Bisa Ganggu Pariwisata Bali

Awas ! Aksi Kriminal pada Wisman Bisa Ganggu Pariwisata Bali

- detikNews
Minggu, 24 Feb 2008 01:48 WIB
Jakarta - Aksi kriminal menimpa wisatawan mencanegara (wisman) yang berkunjung ke Bali. Setelah seorang wanita Australia tewas dibunuh, kini seorang wanita asal Norwegia mengaku diperkosa. Ditakutkan kejadian-kejadian ini bisa menganggu pesona Pulau Dewata sebagai lokasi wisata.

"Sebagai masyarakat kita khawatir, apalagi sebagai pelaku pariwisata. Bila tidak cepat tertangani image kita sebagai destinasi tujuan pariwisata akan menjadi tidak bagus," kata Sekjen DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Perry Markus saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (24/2/2008).

Menurut dia, memang hingga saat ini belum ada pengaruh signifikan akibat peristiwa kriminal itu, tingkat hunian masih normal dan tidak ada wisatawan yang mempercepat kepulangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau kriminalitas meningkat, seperti perkosaan dan pembunuhan, itu menandakan kita belum aman dan akan timbul rasa was-was. Apalagi visit Indonesia year memerlukan dukungan kondisi yang aman dan kondusif," jelas Perry.

Meski sinyal ketakutan para turis belum terlihat, namun gara-gara peristiwa ledakan lalu sempat membuat para penyelenggara tur bertanya-tanya.

"Mereka sempat bertanya, minta klarifikasi bagaimana kejadiannya," imbuh Perry yang juga memiliki hotel di kawasan Legian ini.

Perry memeberikan gambaran, pada 2007 lalu jumlah wisatawan mengalami peningkatan. Dari target 1,5 juta tercapai 1,69 juta. Dan untuk 2008 ini ditargetkan 1,9 juta wisatawan mengunjungi Bali.

"Kita optimis, kalau tidak ada kejadian yang mempengaruhi, target ini akan tercapai," tandasnya.
(ndr/)


Berita Terkait