"Sebagai masyarakat kita khawatir, apalagi sebagai pelaku pariwisata. Bila tidak cepat tertangani image kita sebagai destinasi tujuan pariwisata akan menjadi tidak bagus," kata Sekjen DPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Perry Markus saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (24/2/2008).
Menurut dia, memang hingga saat ini belum ada pengaruh signifikan akibat peristiwa kriminal itu, tingkat hunian masih normal dan tidak ada wisatawan yang mempercepat kepulangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sinyal ketakutan para turis belum terlihat, namun gara-gara peristiwa ledakan lalu sempat membuat para penyelenggara tur bertanya-tanya.
"Mereka sempat bertanya, minta klarifikasi bagaimana kejadiannya," imbuh Perry yang juga memiliki hotel di kawasan Legian ini.
Perry memeberikan gambaran, pada 2007 lalu jumlah wisatawan mengalami peningkatan. Dari target 1,5 juta tercapai 1,69 juta. Dan untuk 2008 ini ditargetkan 1,9 juta wisatawan mengunjungi Bali.
"Kita optimis, kalau tidak ada kejadian yang mempengaruhi, target ini akan tercapai," tandasnya.
(ndr/)











































