Apakah Batuk Anda Tidak Sembuh-sembuh ?

Apakah Batuk Anda Tidak Sembuh-sembuh ?

- detikNews
Minggu, 24 Feb 2008 00:17 WIB
Jakarta - Batuk-batuk dalam rentang waktu lama tentu sangat mengganggu. Bila tak sembuh-sembuh juga, waspadalah terkena kanker paru.

Gejala penyakit ini selain batuk-batuk, adalah sakit dada, dan berat badan
menurun.

Data Yayasan Kanker Indonesia (YKI) yang didapat wartawan pada Sabtu (23/2/2008), laki-laki atau perempuan berusia 40 tahun ke atas berisiko tinggi terkena penyakit ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi jika yang bersangkutan mempunyai kebiasaan merokok. Bahkan perokok pasif dan pekerja industri yang menghisap karsinogen juga berisiko tinggi.

Seorang istri yang memiliki suami perokok berisiko terkena kanker paru 20-30 persen lebih tinggi dari yang bersuami bukan perokok.

Faktor risiko yang mempengaruhi kanker paru pada perokok ada beberapa hal. Yaitu banyaknya batang rokok yang dihisap tiap hari, usia merokok lebih muda, lama kebiasaan merokok, dalamnya menghisap rokok, serta kadar tar dalam rokok melebihi 17,6 mg.

Karena itu YKI mengimbau, jangan anggap batuk-batuk sebagai hal biasa. Sebab tidak ada batuk yang biasa sehingga perlu diperiksakan ke dokter.

Pengobatan kanker paru hingga kini belum ada yang memuaskan, karenanya pencegahan adalah cara terbaik hindari kanker paru.

Waspada Kanker

Kanker dapat menimpa semua orang dan semua golongan umur, meski sering menimpa orang yang berusia 40 tahun ke atas. Karena itu, waspada kanker.

Umumnya kanker tidak diturunkan. Namun ada beberapa jenis yang secara genetik dapat diturunkan.

Kanker disebabkan berubahnya 'instruksi' pada pembelahan dan pertumbuhan sel oleh gen. 6-10 Persen sudah 'berbakat' namun perlu faktor pencetus.

Menurut YKI, yang diduga dapat meningkatkan risiko kanker karena merusak gen adalah bahan kimia, sinar matahari berlebihan, virus tertentu, dan pemberian hormon berlebihan.

Selain itu, rangsangan berpa benturan atau gesekan pada salah satu bagian tubuh secara berulang dalam waktu lama sehingga menimbulkan luka tak sembuh-sembuh. Juga  makanan yang diasinkan, berlebihan lemak, atau berzat pewarna tidak aman.

Ada 7 gejala kanker yang perlu diwaspadai. Yaitu ada perubahan saat buang air besar atau kecil, pencernaan terganggu dan susah menelan, serak atau batuk tak sembuh-sembuh, ada benjolan di tubuh.

Selain itu, tahi lalat yang berubah sifatnya, darah atau lendir tidak normal keluar dari lubang-luban tubuh, serta korengatau borok yang tak sembuh-sembuh.

Pada anak-anak Indonesia, YKI banyak menerima laporan kanker darah.

Sebagian besar kanker dapat dicegah dengan kebiasaan hidup sehat dan menghindari faktor risiko penyebab kanker. (nvt/ndr)



Berita Terkait