Demikian disampaikan militer Turki dalam statemennya seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Sabtu (23/2/2008).
Menurut militer Turki, setidaknya 20 gerilayawan Kurdi lainnya tewas akibat gempuran helikopter dan artileri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pertempuran sporadis masih berlangsung di Irak antara pasukan Turki dan gerilyawan Kurdi. Operasi ofensif ini dimulai Turki sejak Kamis, 21 Februari malam waktu setempat dengan melancarkan serangan artileri dan pesawat tempur ke markas-markas yang diduga sebagai tempat persembunyian gerilyawan Kurdi.
Diperkirakan ada sekitar 10 ribu personel Turki yang dikerahkan dalam operasi di Irak utara ini. Militer Turki menegaskan, operasi ini akan segera berakhir begitu tujuan tercapai, yakni menumpas gerilyawan Kurdi.
(ita/ita)











































