Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Layanan Umum (BLU) TransJakarta, Drajat Adhyaksha dalam sebuah diskusi di Cafe Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (223/2/2008).
Drajat menjelaskan, persoalan tarif ini muncul setelah BLU melalukan tender untuk koridor IV hingga VII. Dalam tender itu harga tarif yang diperoleh di bawah Rp 10 ribu per Km. Namun harga yang dibayarkan kepada konsorsium pengelola trayek koridor tersebut mencapai Rp 12.885 per Km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Drajat, para pemenang tender untuk koridor IV sampai VII siap beroperasi pertengahan tahun ini. Untuk koridor V dan VII, dipegang oleh PT Primajasa sedang untuk koridor IV dan VI dilaksanakan oleh PT Lorena.
Busway koridor IVΒ melayani rute Pulogadung-Dukuh Atas, melewati halte Pasar Pulogadung, Tugas, Layur, Velodrome, Sunan Giri, UNJ, Pramuka LIA, Utan Kayu, Pasar Genjing, Matraman, Manggarai, Pasar Rumput, Halimun, dan Dukuh Atas.
Koridor V (Ancol-Kampung Melayu) akan melewati halte Pademangan, Jembatan Merah, Pasar Baru Timur, Budi utomo, Senen, Kramat Sentiong, Salemba UI, Matraman, Tegalan, Slamet Riyadi, Kebon Pala, dan Kampung Melayu.
Koridor VI (Ragunan-Kuningan) akan melewati Departemen Pertanian, SMK 57, Jati Padang, Pejaten, Buncit Indah, Warung Jati, Imigrasi, Duren Tiga, Mampang Prapatan, Kuningan Timur, Patra Kuningan, Depkes, GOR Sumantri, Karet Kuningan, dan Kuningan Madya.
Koridor VII (Kampung Melayu-Kampung Rambutan) akan melewati halte Bidara Cina, Gelanggang Remaja, Cawang Otista, BNN, Cawang UKI, BKN, Cilitan, Pasar Kramat Jati, Pasar Induk, RS Harapan Bunda, Halte Fly Over Raya Bogor, Tanah Merdeka, dan Kampung Rambutan. (djo/umi)











































