"Sementara ini, gebernur akan pindah kantor dari Pekanbaru ke kota Dumai. Hal itu dimungkinkan, karena Kota Dumai merupakan wilayah terluas ini. Karena itu gubernur akan memantau langsung berbagai upaya pemadaman yang dilakukan berbagai tim di wilayah Dumai," terang Kabag Humas Pemprov Riau, Surya Maulana dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (23/2/2008).
Menurutnya, dalam masalah penanggulangan kebakaran hutan dan lahan ini, gubernur Riau menyediakan waktu selama tiga hari di Dumai. Namun demikian tidak tertutup kemungkinkan akan bertambah. "Kalau waktu yang disediakan tiga hari, tapi demikian ini akan menyesuaikan keadaan," terang Surya.
Masih menurut Surya, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau saat ini, sudah tidak mungkin dilakukan pemadamanan secara manual. Karena itu pihaknya sudah mengajukan ke Pemerintah Pusat untuk dilakukan upaya pemadaman lewat hujan buatan.
"Pemprov Riau sudah mengajukan ke pemerintah pusat agar kasus kebakaran hutan dan lahan saat ini harus dilakukan lewat hujan buatan. Hal itu dimungkinkan karena areal yang terbakar saat ini cukup luas dan meliputi hutan bergambut yang memang sulit dipadamkan dengan cara manual," kata Surya. (cha/djo)










































