"Pada koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas) jumlah penumpang menurun 10 persen akibat hal itu. Ini disebabkan pemilik kendaraan pribadi lebih suka naik mobilnya sendiri karena busway sekarang macet juga," kata pengamat transportasi Darmaningtyas.
Hal ini disampaikan Darmaningtyas dalam diskusi bertajuk "Menyelamatkan Bus TransJakarta sebagai angkutan umum massal" di Hotel Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketidaksepahaman ini seharusnya diperbaiki dengan Kapolda dan Gubernur duduk bersama untuk menyelesaikan masalah TransJakarta," ujarnya. (aan/umi)











































