Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Adiati Arifin M Siregar mengatakan, data Badan Pusat Statistik menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan dari jumlah perokok pada usia di bawah 19 tahun.
"Dari 69 persen pada tahun 2001 menjadi 78 persen pada 2004," ujar Adiati dalam sarasehan tentang bebas rokok di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (23/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada 2006, 81 persen anak usia 13-15 tahun terpapar asap rokok di tempat-tempat publik, dan 64 persen terpapar asap rokok di dalam rumah," beber Adiati.
Temuan ini, lanjut dia, memberi peringatan betapa rentan anak-anak terhadap akibat negatif dari asap rokok sebagai produk dari perilaku perokok.
Disampaikan Adiati, Organisasi Kanker Sedunia (UICC) menetapkan 4 Februari sebagai Hari Kanker Sedunia. Tema tahun ini adalah I love my smoke free childhood. (nvt/djo)











































