"Tekad itu telah memberikan harapan akan adanya perbaikan kinerja kepolisia dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang selama ini dianggap korup," kata Sekjen TI Indonesia Rizal Malik.
Hal itu disampaikan dia dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (23/2/2008).
Data yang dimiliki TI Indonesia menyebutkan, kepolisian dipersepsikan terkorup diikuti lembaga peradilan dan DPR. "Secara kasat mata, bisa dilihat kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kendaraan, serta pembayaran suap dan pungli dalma pelanggaran lalu lintas dan penanganan perkara pidana," ujar Rizal.
Data tersebut juga diperkuat oleh Komisi Ombudsman Nasional (KON) yang menyatakan kepolisian merupakan lembaga yang paling banyak dikeluhkan masyarakat. "Dari 846 laporan pengaduan dari masyarakat, 251Β di antaranya mengeluhkan kinerja polisi," kata Rizal. (ken/ken)











































