"Tidak usah terburu-buru mengatakan memilih ini atau calonkan ini, ikuti saja perkembangan dinamika. Baca hati dan pikiran beliau-beliau calon-calon pemimpin nanti dengan hati dan pikiran saudara," kata Presiden SBY.
Hal ini disampaikan SBY dalam sambutannya saat membuka Kongres II Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) di Hotel Mercure, Ancol, Jumat (22/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden mengingatkan pasca 2009 masalah yang dihadapi pemimpin bangsa tidak akan lebih sedikit atau kecil dibanding saat ini. Semuanya butuh kerja keras dan pemikiran beras agar dapat menyelesaikannya dengan baik.
"Persoalan di negeri ini banyak. Tidak selalu mudah untuk memberikan pikiran besar, kerja besar. Bagaimana yang akan dilakukan bila beliau-beliau calon pemimpin itu, kelak mendapatkan kepercayaan rakyat untuk memimpin negeri ini," ujar dia.
(lh/ken)










































