"Kita ada strategi lain, yang samping-sampingnya duluan yang diperiksa. Itu sudah dilakukan, tapi bukan untuk konsumsi publik," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Sisno Adiwinoto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (22/2/2008).
Menurut Sisno dari keterangan saksi-saksi itu nanti akan mengerucut kepada tersangka lain.
"Kami sudah punya bekal dan sudah mulai berjalan periksa yg lain," jelasnya lagi.
Namun Sisno mengaku saat ini terhadap Pollycarpus belum dilakukan pemeriksaan. "Kondisinya terganggu karena baru terima vonis. Pengalaman lalu, dia sering berkilah, makanya kita cari saksi-saksi lain dulu. Tapi kuncinya tetap ada di Polly," urai Sisno.
Sisno menyatakan untuk membidik tersangka baru, keterangan saksi yang terdahulu ikut pula digunakan. Tapi berapa jumlah saksi baru yang telah diperiksa, dia tidak memberikan jawaban.
"Jumlahnya ada lah," cetus perwira tinggi yang sebentar lagi menduduki pos baru menjadi Kapolda Sulsel ini.
Tapi dipastikan dari keterangan saksi, polisi mengetahui lokasi tempat perencanaan pembunuhan dilakukan. "Polisi bisa saja menemukan itu, tapi kan bukan untuk konsumsi publik," tandasnya.
Informasi yang diperoleh polisi telah mem-BAP 4 hingga 5 saksi baru. Mereka sebagian besar adalah dari kalangan intelijen.
"Semuanya sipil, pemeriksaannya di Mabes Polri secara terpisah, minggu lalu," ucap seorang penyidik.
Para saksi itu pun memberikan keterangan yang membantu dalam penyidikan untuk menjerat tersangka baru. "Sangat signifikan," tandasnya. (ndr/mly)










































